ss_blog_claim=5e5b9a8a4815ce36b69772af708e9712

Serigala berbulu domba
comment No Comments Written by ronggo on April 11, 2009 – 2:07 pm

wolfsheepBunda Pertiwi, apakah kau melihat
Hatiku sekarang sangat sedih
Melihat sebuah tipu muslihat
Menebarkan pedih berawal benih

Sebuah tipu yang berlandaskan pada kesolehan
Sebuah tipu yang bernafaskan kebijaksanaan
Sebuah tipu yang memamerkan kepandaian
Yang kemudian menghasilkan sebuah kebodohan

Mengatas-namakan sebuah nama
Yang terbesar di semesta
Mengatas-namakan sebuah keyakinan
Untuk sebuah kepentingan

Mengatas-namakan sesuatu untuk dirinya
Bila benar lantas dihormati
Bila salah maka menunjuk selain dirinya
Sangkuni di era moderenisasi

Berapa keluarga yang sudah hancur
oleh ulah kalian yang menyebut dirinya suci
Berapa masa depan yang telah lebur
oleh ulah kalian yang mengaku sebagai ahli

Kalian bukan menanam benih amal dan budi
tapi benih kesedihan dan pedihan
kalian bukan menuai kenikmatan sejati
tapi kelak akan menikmati karma yang pedih

Kalian berwujud manusia
baik sudah tercetak mati atau masih hidup
berani mengatas-namakan Yang Kuasa
berani mengatas-namakan utusan-Nya

Sebuah puisi yang tidak akan berguna
Karena mata mereka sudah gelap
dengan fanatisme dan kepentingan pribadi
Serigala berbulu domba

Bunda Pertiwi maafkan aku
terlena dengan sebuah amarah
Yang tidak akan membawa perubahan
hanya kesedihan yang berkepanjangan

Namun nafasku dan karyaku
pengetahuanku dan kegilaanku
Akan dapat dimengerti
bagi yang mau mengerti

Ronggo Wisnu Prihadi S

Browse Timeline

Related Post

Post a Comment

*



Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address: